Monthly Archive June 2016

Byadminnuy

KEGIATAN RAMADHAN: BUKA PUASA BERSAMA KELUARGA BESAR PUSKESMAS TEMPEL II

Alhamdulillah pada bulan Ramadhan tahun ini, keluarga besar Puskesmas Tempel II menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama bersama keluarga. Adapun rangkaian acaranya adalah kajian menjelang buka puasa, puka puasa bersama dan dilanjutkan dengan sholat maghrib berjamaah.

IMG_1786

IMG_1790

IMG_1791

IMG_1794

IMG_1795

IMG_1796

IMG_1799

IMG_1805

IMG_1806

IMG_1810

IMG_1813

 

Byadminnuy

Tips membedakan Daging Segar dan Daging Busuk Menjelang Lebaran

Biasanya menjelang Lebaran nanti, biasanya cukup banyak penjual daging yang menawarkan barang dagangannya. Razia yang dilakukan oleh dinas kesehatan kadang menemukan daging yang sudah busuk yang tetap di jual oleh penjual daging, misalnya daging sapi. Hal itu tentunya sangat membahayakan bagi kesehatan tubuh kita. Lalu bagaimana cara membedakan daging segar dan daging busuk ?
Sebenarnya untuk membedakannya cukup mudah, karena dilihat dari warnanya juga sudah kelihatan, daging yang masih segar, warnanya kemerahan, sedangkan yang busuk sudah kecoklatan. Untuk lebih jelasnya berikut ini tips untuk membedakan daging segar dan daging busuk:

daging-sapi

  1. Dagingnya berwarna merah terang dan lemaknya berwarna kekuningan.
  2. Tekstur dagingnya kenyal.
  3. Biasanya, daging sapi asli dijual dengan cara digantung.
  4. Ada cap rumah potong hewan (RPH) yang menunjukkan bahwa daging sapi berasal dari sapi yang sehat, layak potong, dan disembelih dengan cara yang benar.
  5. Daging berwarna alamiah, yaitu merah sedikit kekuningan.
  6. Berbau khas daging sapi.
  7. Terlihat kenyal dan padat.
  8. Daging berserat halus dan sedikit berlemak.
  9. Tidak mudah keluar air dan tidak berlendir.

Ciri-ciri Daging Busuk:
1.Apapun jenis dagingnya, jika baunya sudah tengik atau tidak menyenangkan, maka daging tidak layak konsumsi.
2.Daging busuk memiliki tekstur licin, yang menjadi tanda bahwa bakteri telah berkembang biak pada permukaannya.
3.Dagingnya berair dan berlendir, warna kebiruan, lemak sudah lembek, dihinggapi lalat, dan tempat penjualannya kotor.

Itulah beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk membedakan daging segar dan daging busuk. Setelah membaca artikel ini semoga Anda bisa menjadi lebih hati-hati lagi sebelum membeli daging sapi di pasar. Daging yang sudah busuk tentunya sangat berbahaya buat kesehatan Anda sekeluarga.

Byadminnuy

KESEHATAN REPRODUKSI

“Setiap jalan kemana aja, pasti banyak yang gangguin, mulai dari negur-negur biasa sampai ngomentari bodyku yang cukup berisi. Senang sih banyak yang muji cantik, tapi kadang aku juga ga nyaman dengan perubahan ini”

Tulisan di atas merupakan penggalan tulisan yang dibuat oleh Tia, salah satu remaja SMU di Yogya. Sebagai remaja tentu aja Tia maupun kamu akan banyak mengalami perubahan baik secara psikis maupun fisik.

  1. Perubahan fisik antara lain:

Tubuh kamu akan menjadi lebih berisi atau mulai jadi berbentuk. Contohnya yang dulunya pantatnya tepos jadi semok atau membesarnya payudara. Kalau cowok dih contohnya tuh badan jadi tambah kekar akibat menguatknya otot-otot tubuh. Selain itu tumbuh rambut di daerah ketiak dan kelamin dan mulai berfungsinya alat-alat reproduksi. Masa ini disebut sebagai masa pu bertas. Jadi ga usah malu atau inder jika baddan kamu mulai berubah, ini wajar kok malah bangga dong coz badan kamu lebih bagus.

  1. Perubahan Psikis

Wah.. Perubahan ini nih yang kadang bikin hidup jadi berwarna coz saat ini kamu mulai rajn merawat or merhatiin diri sendiri (suka dandan dan jadi lebih gaul) dan yang paling keran yaitu kamu tertarik dengan lawan jenis. Tuch serukan.. So.. PD Aja Lagi!!!

  1. .Kenapa jadi berubah ya?

Itu karena hormon-hormon seks dalam tubuh kamu sudah mulai matang dan mulai bekerja, begitu juga dengan alat reproduksi kamu. Hormon pada cewek adalah progesteron dan estrogen, sedangkan cowok hormon testosteron. Mesikipun alat-alat reproduksi kamu dah mulai matang dan sudah mampu untuk membuat keturunan tapi secara psikis, sosial untuk membuat keturunan, tapi secara psikis, sosial, apalagi ekonomi belum tentu. Ya iyalah… Kan untuk menjadi benar-benar dewasa membutuhkan proses yang cukup lama.

  1. Agar kamu lebih jelas, lebih bai kamu amati alat reproduksi kita!!

genetalia-interna

Organ Reproduksi Perempuan

Sejak lahir, cewek mempunyai ± 1 juta sel telur di dalam indung telur. Sejak pubertas, setiap bulan dilepaskan satu sel telur yang matang (Ovulasi). Yang berperan dalam proses ini adalah FSH (Follicle Stimulating Hormon) dan LH (Lutenizing Hormon) dan dibantu hormon estrogen. Sel telur kemudian menuju rahim menuju saluran telur menunggu dibuahi oleh sperma selama 48 jam (disebut masa subur). Progesteron membantu menebalkan dinding rahim. Kalau tidak terjadi pembuahan maka dinding rahim akan meuruh (terjadi menstruasi) dan indung telur siap-siap lagi untuk melepaskan sel telur baru

reproduksi-pria

Organ reproduksi Laki-laki

Setelah pubertas cowok memproduksi 100-400 juta sel sperma setiap harinya oleh testis dengan bantuan testosteron, kemudian disimpan di epidimidis selama 4-5 minggu sampai matang dan siap membuahi. Pada saat ejakulasi sperma berjalan melalui vasdeferen. Ketika melewati vesica seminalis, sperma akan bergabung bersama cairan semen yang akan melancarkan jalannya sperma. Kemudian ditambah lagi dengan cairan semen yang diproduksi kelenjar prostat. Gabungan sperma dengan cairan semen disebut air mani dan keluar melalui saluran sretra pada saat ejakulasi.

  1. .. Menstruasi itu apa?

Saat dinding rahim sudah menebal dan sel telur yang sudah matang tidak dibuahi, maka dinding rahim tersebut akan meluruh dari rahim dan dikeluarkan mejadi darah menstruasi. Hal ini terjadi secara periodik, dengan daur menstruasi (retang antar menstruasi) antara 21-36 hari.

  1. Sakit saat Menstruasi!

Saat mengalami menstruasis, cewek pada umunya akan mengalami pegal-pegal, payudara mengencang da sakit jika disentuh, pengen marah atau sensitif, sakit perut, dll. Hal ini wajar aja kok, karena saat itu terjadi perubahan hormonal. Untuk mengatasi rasa sakit kamu bisa smelakukan senam ringan, atau minum obat penghilang nyeri saat menstruasi yang beredar di pasaran. Tapi jika rasa tersebut tidak wajar, mendingan kamu periksa ke dokter, sebab memeriksa ada tidaknya enddrometriosis (tumbuhnya jaringan endometrium selain pada dinding rahim).

  1. Aku kok mulai mimi “aneh”?

Itu namanya mimpi basah. Mimpi ini sering kali didahului dengan mimpi yang erotis. Tapi tidak menutup kemungkinan kamu tidak bisa mengingat apa yang diimpikan, tahu-tahu saat bangun selanamu sudah basah oleh sperma. Proses ini alamiah yang dilakukan tubuh untuk mengeluarkan timbunan sperma.

  1. Gimana ya biar gk hamil?

TIDAK MELAKUKAN HUBUNGAN INTIM

  1. Bagaimana cara untuk mellindungi diri kita dari IMS (Infeksi Menular Seksual) & HIV/AIDS?
  • Buat kamu yan belum nikah, terutama remaja, IMS dapat dicegah dengan cara mengendalikan diri untuk tidak melakukan perilaku seks yang beresiko selama pacaran.
  • Tingkatka Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
  • Hindari Narkoba
  • Segera periksakan diri ke pelayanan kesehatan jika ada keluhan.
  • Jaga kebersihan organ reproduksi
  1. Akibat IMS (Infeksi Menular Seksual)
  • Kemandulan baik laki-laki maupun perempuan
  • Jalan masuk penularan HIV/AIDS
  • Gangungguan kesehatan reproduksi
  • Kelainan/cacat bawaan pada keturunannya.
Byadminnuy

PEMBUATAN CHLORINE DIFFUSER PENGOLAHAN AIR MENJADI AIR BERSIH

LATAR BELAKANG

Air merupakan kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia. Dalam kehidupan sehari-hari manusia selalu memerlukan air terutama untuk minum, masak, mandi, mencuci, dan sebagainya. Air yang digunakan untuk kebutuhan pokok haruslah memenuhi persyaratan kuantitas dan kualitas yang telah ditetapkan baik kualitas secara fisik, kimia, maupun bakteriologis.

Redahnya kualitas air saat ini memaksa kita agar dapat melakukan pengolahan air sehingga dapat melakukan pengolahan air dengan tujuan membunuh kuman atau bakteri oathogen yang ada di dalam air. Bahan-bahan desinfektan antara lain chlor, iodiom, ozon atau sinar ultraviolet. Metode chlorin difuser telah digunakan petugas Puskesmas dalam mencegah maupun menanggulangi pencemaran bakteri dengan diindikator E. Coli baik Coli Tinja atau Coliform. Penyakit yang disebabkan berupa gangguan saluran pencernaan terutama diare. Metode Chorin difuser mengurangi cemaran akibat bakteri Coli dengan jumlah cukup tinggi dan terjadi proses pemulihan air dari cemaran bakteri Coli.

Chlorin ini bersifat oksidator sehingga jika dalam proses desinfeksi masih terdapat koloidal yang belum tersaring, maka secara reaksi reduksi dan oksidasi chlorin akan memberi sebagian oksigennya kepada koloidal tersebut sedingga dalam bentuk OH akan membasakana air menjadi lebih besar dan kaitannya dalam proses penetralannya sulit dan juga menimbulkan bau. Bahan kimia yang paling banyak digunakan untuk mendesinfeksi air adalah chlor dan senyawa chlor yang disebut chlorinasi. Chlorinasi di Indonesia biasanya menggunakan kaporit (Ca(OCI)²), karena murah, mudah didapat dan mudah penanganannya. Untuk memudahkan daam membubuhkan kaporit ke dalam air, maka dibuatlah suatu alat pembubuhan kaporit yang disebut chlorine difuser.

TUJUAN

  1. Untuk salah satu alternatif cara megendalikan atau membebaskan air dari pencemaran bakteri patogen.
  2. Untuk salah satu alat sederhana yang dapat digunakan untuk pemberian baha desinfektan dalam air sebagailangkah pencegahan atau pengendalian penyakit diare.

ALAT DAN BAHAN

ALAT:

  1. Gergaji
  2. Paku reng bambu/jeruji sepeda
  3. Tang
  4. Korek api dan lilin
  5. Gelas
  6. Penggaris/meteran

BAHAN-BAHAN:

  1. Pipa PVC 2”, panjang 50cm
  2. Pipa PVC 1¼”, panjang 35cm
  3. Dop PVC 2” dan 1¼” masing-masing 2 uah
  4. Pasir kasar yang bersi dan kering 6 gelas
  5. Tali plastik dab lem pipa
  6. Kaporit ½ gelas

CARA PEMBUATAN

  • Luangi pipa PVC yang besar dan yang kecil masing-masing sebanyak 5 buah lubang dengan menggunakan paku reng bambu atau jeruji sepeda yang sedah dipanaskan di atas api. Pemberian lubang ini merata dari atas ke bawah pada seluruh sisa pipa. Lubangi pula semua dop PVC masing-masing 1 lubang.
  • Siapkan tali plastik panjang 30cm, buatlah lubang pada jarak 5 cm pada kedua sisi pipa yang besar. Selanjutnya masukkan ujung tali plastik utuk dibuat simpul mati dan tutup pula dengan dop.
  • Buatlah campuran 2 gelas pasir dan ½ gelas kaporit. Masukkan campuran ini pada pipa yang kecil dan tutup dengan dop pada kedua sisinya.
  • Isi pipa besar dengan pasir kasar sebanyak 4 gelas. Masukkan pipa kecil berisi campuran pasir dan kaporit ke dalam pipa besar.
  • Isilah kembali pipa yang besar dengan pasir hingga penuh sambil diketok-ketok agar terjadi pemampatan.
  • Tutuplah ujung pipa yang lain dengan dop PVC dan alat siap untuk digunakan.

UJI FUNGSI ALAT

  1. Chlorine diffuser diharapkan dirangkai dengan kuat dan benar.
  2. Dihitung rata-rata sisa chlor dengan variasi waktu kontak dengan pengujian. Kemudian pengujian minimal diulang 2x
  3. Setelah selesai pengujian, chlorine diffuser dapat digunakan langsung ke lapangan.

CARA PENGGUNAAN CHLORINE DIFFUSER

  1. Siapkan tali plastik yang cukup kuat dan panjang disesuaikan dengan ke dalam sumur.
  2. Ikat kuat-kuat tali yang terdapatpada ujung chlorine dengan tali yang telah disiapkan.
  3. Turunkan chlorine diffuser ke dalam air sumur hingga terendam dalam air sedalam lebih kurang 1 meter dari permukaan air.
  4. Tambatkan tali pada bibir sumur dengan seksama untuk mencegah chlorine diffuser lepas dan tenggelamkan ke dalam dasar sumur.